Wednesday, April 22, 2009

Jangan jual Bumi kita

Oleh Yoel M Indrasmoro "Bagaimana Anda akan membeli dan menjual langit, juga kehangatan tanah? Gagasan ini sangat aneh bagi kami. Jika kita tak memiliki kesegaran udara dan kilauan air, bagaimana kita dapat menjualnya?" Berkait dengan Hari Bumi, 22 April, penggalan pidato Kepala Suku Seattle (Ts'ial-la-kum) menjadi relevan di tengah pandangan manusia modern yang melihat alam sebagai komoditas. Pidato yang diucapkan pada 1854 itu merupakan jawaban kepada Presiden Amerika Serikat ke-14, Franklin Pierce. Pemerintah berencana membeli tanah mereka dan berjanji memberi "tanah perlindungan" sebagai gantinya. Jual-beli tanah terasa aneh dalam pandangan mereka karena, "Setiap bagian bumi ini suci bagi rakyatku. Setiap jarum pinus yang berkilauan, pantai berpasir, kabut dalam hutan gelap, lapangan terbuka, dan serangga yang bersenandung adalah suci dalam kenangan dan pengalaman bangsaku."

0 comments:

design by :
Gank Cepex Raya
chat mig33: nantowow
@ AMPUH 2008-2010
Support
mr. kendhin